SERTAI KUNJUNGAN MENKOPOLHUKAM TELKOMSEL BANTU ALAT KOMUNIKASI UNTUK PETUGAS DI PERBATASAN

Sempat mengalami pengunduran selama satu hari, Menteri Politik, Hukum, Keamanan dan Hak Asasi Manusia (Menkopolhukam), Wiranto, SH, akhirnya tiba di pulau Sebatik pada tanggal 1 September 2016. Kedatangan Wiranto di Sebatik didampingi oleh Wakil Gubernur Kaltara, Bupati Nunukan, dan para perwakilan kementerian terkait dari Jakarta. PT. Telkomunikasi Seluler (Telkomsel), sebagai salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang layanan telekomunikasi, juga diwakili oleh salah satu manajernya dari Balikpapan. Di Sebatik Tengah, Wiranto dan rombongan mengunjungi Pembangkit Tenaga Listrik berkapasitas 1 X 2 MW yang terletak di Desa Sungai Limau. Wiranto dan rombongan sempat melakukan peninjauan di PLTD yang terletak persis di perbatasan negara tersebut.

Lokasi kunjungan kedua yang disasar oleh mantan Ketua Umum Partai Hanura tersebut adalah Patok 3, Desa Aji Kuning. Di patok yang tidak pernah dilewatkan oleh para pejabat tinggi negara tersebut, Wiranto mendapatkan pemaparan dari Komandan Kompi Pengamanan Perbatasan, Lettu Ricky. Dalam pemaparannya, Ricky menjelaskan kondisi patok perbatasan yang sebagian miring, rata dengan tanah dan bahkan ada yang tenggelam. Meskipun kondisi patok memprihatinkan, namun perbaikan dan pembenahan patok tidak dapat dilakukan sepihak, harus diikuti oleh kedua negara. Survey Patok terakhir yang dilakukan oleh Tim IRM yang dibentuk oleh Indonesia dan Malaysia di pulau Sebatik terakhir dilakukan pada tahun 1982.

Usai mendengar pemaparan, Wiranto kemudian memberikan informasi kepada awak media terkait hasil monitoringnya terhadap Program Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan (Gerbang Dutas). Menurut mantan Pangab di era Presiden Soeharto dan Habibie tersebut, pembangunan di perbatasan pulau Sebatik sangat pesat dan bukan hanya retorika, tapi telah mencerminkan Nawacita ketiga Jokowi-JK yakni membangun dari pinggiran. Yang dilakukan kementeriannya saat ini adalah memastikan agar apa yang dibangun tersebut sesuai perencanaan yang telah ditetapkan dan memenuhi kualitas yang diharapkan.

Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Wiranto meberikan bantuan alat komunikasi dan informasi berupa telepon seluler kepada para aparat dan petugas di perbatasan, mulai dari TNI/Polri hingga aparat di tingkat Kecamatan dan Desa. Untuk aparat di tingkat Kecamatan dan Desa, bantuan diserahkan manajer Telkomsel Wilayah Pamasuka (Papua, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan) melalui Camatnya masing-masing. Alat komunikasi dan informasi yang telah didukung dengan perangkat 4G tersebut, sekaligus sebagai bentuk sosialisai Telkomsel kepada pelanggannya jika di perbatasan pulau Sebatik juga telah dapat diakses dengan telepon seluler 4G.

Camat Sebatik Tengah, Harman, hari ini (Jumat, 2/9/2016), langsung melakukan penyerahan bantuan tersebut kepada para penerima yang telah ditentukan. Untuk bantuan kepada penanggungjawab pelayanan kesehatan di Puskesmas-Puskesmas Pembantu (Pustu), Camat menyerahkan bantuan tersebut melalui Kepala Puskesmas Aji Kuning, Dr. Astri. Kepada Dr. Astri, Harman menyerahkan lima paket di mana empat paket untuk keempat Pustu yang ada di masing-masing desa, sedangkan satunya lagi untuk petugas kesehatan yang ada di Pos Kesehatan Tapal Batas. Adapun alat komunikasi yang diperuntukkan kepada Desa diserahkan langsung oleh Camat kepada masing-masing Kepala Desanya.

Harman dalam kesempatan bertemu muka dengan ibu Rina Dwi Noviani Humas PT. Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) Balikpapan, mengucapkan terima kasih kepada manajemen PT. Telkomsel yang telah membantu pembangunan di wilayahnya. Selain mendapatkan bantuan hand phone, tahun sebelumnya, Telkomsel juga pernah memberikan bantuan modem dan perangkat komputer kepada sejumlah lembaga dan instansi yang ada di wilayah kerjanya.

Ditambahkan Harman bahwa pembangunan empat BTS yang dilakukan tahun lalu di wilayahnya telah mampu membukan keterisolasian informasi dan komunikasi masyarakat Desa yang ada di dalam wilayah Kecamantan Sebatik Tengah. Menurut pemantauan Harman, para TKI yang ada di Sebatik Malaysia juga telah mulai beralih menggunakan layanan operator telepon seluler nasional ketimbang menggunakan layanan jasa operator telepon seluler negara tetangga. Harman menitip satu harapan agar Desa Bukit Harapan yang sebagian besar masih "blank spot" saat ini, juga dapat menikmati layanan jaringan komunikasi nasional dalam waktu dekat. Oleh sebab itu, paling tidak menurut Harman, Kecamatannya masih membutuhkan minimal satu BTS lagi agar cakupan layanan Telkomsel mencakup seluruh wilayah desa yang ada di Kecamatan perbatasan tersebut.

0 Comments


Leave a reply

  • Sambutan Camat

    Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam Sejahtera untuk kita semua Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas perkenan-Nya sehingga Kecamatan Sebatik Tengah telah mampu memiliki website resminya sendiri. Terima Kasih setinggi-tingginya kepada Bupati Nunukan dan jajaran serta seluruh pihak yang telah membantu dan berkontribusi sehingga situs ini akhirnya || Selengkapnya

  • Sambutan Bupati

    SAMBUTAN BUPATI NUNUKAN DALAM RANGKA LAUNCHING WEBSITE KECAMATAN SEBATIK TENGAH KABUPATEN NUNUKAN SENIN, 26 JULI 2016 Assalamualaikum wr. wb. Salam sejahtera bagi kita semua Sebagai insan yang beriman, sudah selayaknya kita selalu bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat kesehatan, kecerdasan dan semangat untuk beraktivitas dan berkreatifitas sehingga kita dapat menghasilkan website || Selengkapnya

  • Alamat Kami

    JL. P. RAMLI RT 04 DUSUN MAIWA DESA MASPUL
    KECAMATAN SEBATIK TENGAH
    KABUPATEN NUNUKAN 77446
    telp. 0823 5264 4810