PARADOKS HIDUP DI BATAS NEGERI

Oleh : Harman

Lima tahun di Sebatik Tengah, baru sempat menghadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurul Ibadah Kg. Tebol Desa Sei Limau Kec. Sebatik Tengah. Sejatinya, Tebol atau Table adalah nama sebuah perkampungan di Tawau Sabah Malaysia. Mayoritas penduduk di Kampung Tabol Sebatik Indonesia ini adalah eks TKI dari Tawau, dan sebagiannya pernah bekerja di suatu tempat yang bernama Tebol. Untuk mengenang tempat perantauan tersebut, mereka sepakat menamakannya Kg. Tebol. Kira-kira begitu asal muasal nama kampung ini. Cita rasa Malaysia, memang sangat terasa di wilayah ini.

Selain nuansa Malaysia, nuansa daerah asal para penduduk yang mendiami Sebatik Tengah juga direplikasi ke beberapa nama kampung atau pusat pemukiman di wilayah ini. Sebut saja Maspul (Massenrengpulu), nama salah satu desa di Sebatik Tengah, yang berasal dari nama suatu daerah di Kab. Enrekang Sulawesi Selatan. Dusun Masago Baru di Desa Bukit Harapan dan Jalan Kajuara juga bukan nama asing bagi masyarakat Bugis asal Bone. Masago adalah nama salah satu desa dan Kajuara adalah nama sebuah Kecamatan yang ada di Kab. Bone Sulawesi Selatan. Kampung Buton juga ada di wilayah ini. Buton sendiri merupakan nama suku yang juga sekaligus merupakan nama kabupaten di Sulawesi Tenggara.

Lebih dari itu, nama perkampungan di Sebatik Tengah juga ada yang diadopsi dari nama suatu tempat kesohor di Eropa. Komunitas perantauan yang berasal dari Nusa Tenggara Timor (NTT), menamakan perkampungan mereka dengan nama Kampung Loudres. Masyarakat Kg. Lourdes sendiri merupakan penganut Kristen Katolik yang taat.

Loudres adalah nama sebuah tempat/kota di Prancis. Lourdes merupakan salah satu tempat suci bagi penganut Katolik. Konon, Lourdes ini merupakan destinasi wisata kedua yang paling banyak dikunjungi wisatawan dari seluruh dunia selain Paris, ibu kota Prancis sendiri.

Berada di sini, terasa berada di beberapa tempat penting sekaligus; terasa berada di kampung sendiri dan secara bersamaan juga berada di ujung Indonesia untuk misi menjaga kedaulatan NKRI. Bergabung dengan komunitas masyarakat di sini sejatinya sedang berbaur dengan masyarakat Indonesia yang bangga dengan identitas budaya lokalnya, namun secara bersamaan juga cukup menyadari bahwa mereka sedang hidup dalam suatu komunitas besar yang disebut komunitas global.

Catatan dari Maulid Rasul Tanggal 23 Desember 2016

0 Comments


Leave a reply

  • Sambutan Camat

    Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam Sejahtera untuk kita semua Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas perkenan-Nya sehingga Kecamatan Sebatik Tengah telah mampu memiliki website resminya sendiri. Terima Kasih setinggi-tingginya kepada Bupati Nunukan dan jajaran serta seluruh pihak yang telah membantu dan berkontribusi sehingga situs ini akhirnya || Selengkapnya

  • Sambutan Bupati

    SAMBUTAN BUPATI NUNUKAN DALAM RANGKA LAUNCHING WEBSITE KECAMATAN SEBATIK TENGAH KABUPATEN NUNUKAN SENIN, 26 JULI 2016 Assalamualaikum wr. wb. Salam sejahtera bagi kita semua Sebagai insan yang beriman, sudah selayaknya kita selalu bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat kesehatan, kecerdasan dan semangat untuk beraktivitas dan berkreatifitas sehingga kita dapat menghasilkan website || Selengkapnya

  • Alamat Kami

    JL. P. RAMLI RT 04 DUSUN MAIWA DESA MASPUL
    KECAMATAN SEBATIK TENGAH
    KABUPATEN NUNUKAN 77446
    telp. 0823 5264 4810