DI SELA KESIBUKAN, BUPATI SEMPATKAN DIRI HADIRI MAULID DI DESA MASPUL

Sebatik Tengah, 28/12/2016 - Peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang diselenggarakan di Masjid Nurul Jihad Desa Maspul hari ini (Rabu, 28/12/2016) agak berbeda dengan peringatan maulid serupa yang sempat digelar di beberapa masjid di Kec. Sebatik Tengah. Betapa tidak, di sela-sela kesibukannya, Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid, SE, MM, menyempatkan diri untuk hadir memeriahkan maulid di desa yang terkenal dengan buah duriannya ini. Laura yang hadir didampingi ajudan dan protokol dari Bagian Humas dan Keprotokolan Kab. Nunukan ini terlihat menikmati suguhan makanan rebusan yang disajikan panitia.Dalam sambutannya, Camat Sebatik Tengah, Harman, S.IP, mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang bersedia hadir dan berbaur bersama warganya dalam rangka memperingati maulid yang digelar di salah satu wilayah kerjanya tersebut. Menurut Harman, Bupati perlu mengetahui dan melihat lebih dekat tradisi perimgatan maulid di Desa berpenduduk kurang dari seribu jiwa tersebut. Bahkan Harman mengusulkan agar tradisi memperingati maulid yang dilakukan di Desa Maspul tersebut dapat dipertimbangkan untuk dijadikan even wisata budaya atau religi.

Lebih lanjut Harman memaparkan bahwa peringatan maulid di Maspul selalu identik dengan lemangnya. Dari proses mengumpul sumbangan beras dari warga lalu membasuh dan mengaduknya, menebang dan mempersiapkan bambu, hingga mengisi beras ke dalam bambu lalu membakarnya dan terakhir mengatur pembagian lemang kepada setiap jamaah adalah proses yang dilakukan secara suka rela dan gotong royong. Tradisi ini menurut Harman termasuk unik dan semakin langka ditemukan di masyarakat, termasuk di kalangan masyarakat Sulawesi Selatan sendiri, dari mana tradisi ini berasal. "Mungkin tradisi memperingati maulid di Maspul ini dapat menjadi atraksi wisata yang menarik bila dijadikan even tahunan di lingkungan Pemerintah Daerah," tutur Harman.

Sementara itu, Laura dalam sambutannya, meminta jamaah agar menjadikan Nabi Muhammad sebagai panutan dan suri tauladan. Menurutnya, fase-fase dan proses da'wah yang dijalani Nabi Muhammad SAW beserta sahabat-sahabatnya menunjukkan bahwa tidak ada hasil yang instan. Perlu proses berupa usaha dan ikhtiar untuk mencapai suatu tujuan. Demikian halnya dalam membangun daerah maupun dalam mengupayakan peningkatan kesejahteraan masyarakat, juga perlu proses dan kerja keras.

Laura juga memohon maaf kepada masyarakat karena belum dapat menunaikan sebagian besar janji kampanyenya. Menurut alumni Fakultas Ekonomi Unhas ini, awal kepemimpinannya diuji dengan defisit keuangan yang dialami pemerintah sehingga berbagai program pembangunan yang telah direncanakannya belum dapat berjalan sebagaimana mestinya. Laura meminta para jamaah maulid agar bersabar dan ikut mendoakan agar pemerintahan yang dipimpinnya dapat melewati fase sulit ini dengan baik.

Laura juga meminta kepada masyarakat Maspul agar dapat terus menggali dan mengembangkan potensi pertanian di desanya. Menurutnya lagi, pengembangan sektor pertanian menjadi skala prioritas dalam pemerintahannya. "Saya mendorong agar budidaya buah-buahan yang dikembangkan oleh masyarakat Maspul dapat diteruskan dan dikembangkan karena itu sesuai dengan visi agribisnis saya," ujar Laura dalam salah satu arahannya. Ditambahkan Laura bahwa pemerintahan yang dipimpinnya saat ini sedang menjajaki peluang-peluang pasar, di luarTawau Malaysia, sehingga petani tidak selalu tergantung dengan negara tetangga tersebut.

Ustadz Abdul Sani, S.Ag, MM, yang didaulat sebagai pembawa hikmah maulid mengatakan bahwa umat Islam sebaiknya harus mampu menjadi contoh dan tidak hanya mampu memberi contoh. Apa yang dilakukan Bupati Nunukan dengan hadir dan berbaur dengan rakyatnya dalam memperingati maulid di desa-desa, menurut Kepala KUA Sebatik Timur ini, adalah sebuah bentuk contoh dan teladan kepemimpinan yang perlu diteruskan. Oleh sebab itu, Ustad Sani meminta kepada jamaah untuk mendoakan pemimpinnya agar menjadi pemimpin yang dapat selalu menjadi contoh teladan bagi rakyatnya.

Sebelum meninggalkan acara untuk selanjutnya kembali ke Nunukan, rombongan Bupati Nunukan maupun setiap jamaah yang hadir diberi oleh-oleh lemang yang masih menyatu dengan bambunya. Bupati dan rombongan nampak sumringah menerima pemberian yang tidak biasa itu. Kebahagiaan juga tampak di wajah panitia dan warga Maspul yang berkesempatan menggelar maulid bersama pemimpinnya yang masih muda itu. Tidak hentinya mereka minta foto bersama dengan Bupati wanita pertama di Propinsi Kaltara itu. (Hn)

0 Comments


Leave a reply

  • Sambutan Camat

    Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam Sejahtera untuk kita semua Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas perkenan-Nya sehingga Kecamatan Sebatik Tengah telah mampu memiliki website resminya sendiri. Terima Kasih setinggi-tingginya kepada Bupati Nunukan dan jajaran serta seluruh pihak yang telah membantu dan berkontribusi sehingga situs ini akhirnya || Selengkapnya

  • Sambutan Bupati

    SAMBUTAN BUPATI NUNUKAN DALAM RANGKA LAUNCHING WEBSITE KECAMATAN SEBATIK TENGAH KABUPATEN NUNUKAN SENIN, 26 JULI 2016 Assalamualaikum wr. wb. Salam sejahtera bagi kita semua Sebagai insan yang beriman, sudah selayaknya kita selalu bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat kesehatan, kecerdasan dan semangat untuk beraktivitas dan berkreatifitas sehingga kita dapat menghasilkan website || Selengkapnya

  • Alamat Kami

    JL. P. RAMLI RT 04 DUSUN MAIWA DESA MASPUL
    KECAMATAN SEBATIK TENGAH
    KABUPATEN NUNUKAN 77446
    telp. 0823 5264 4810